MUI : Politik Harus Santun Tanpa SARA

MUI : Politik Harus Santun Tanpa SARA

Jakarta: Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin menekankan Pemilu 2019 tak boleh dinodai isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Semua pihak harus bijak merebut hati rakyat.

“Jangan menjelekkan calon lain. Jadi menjual calon itu dengan baik santun dan jangan menimbulkan konflik,” tegas Ma’ruf di lingkungan Istana Kepresidenan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Agustus 2018.

Menurut dia, semua pihak harus menonjolkan program kerja yang ditawarkan. Isu sensitif harus dihindari.

“Ini bukan urusan agama. Ini urusan pemimpin. Pilih pemimpin yang baik,” tekan dia.

Ma’ruf menyambangi Istana Kepresidenan guna menghadiri zikir dan doa untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara yang bakal digelar pukul 19.30 WIB itu rutin dilaksanakan tiap tahun pada pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Ra’is ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelaskan acara digelar untuk memohon doa kepada Allah SWT. Dia berharap Indonesia bisa menghadapi segala masalah.

“Ada (masalah) yang bisa diupayakan atau diperkecil dampak buruknya. Tapi, ada juga yang di luar kuasa manusia. Melalui ini ada pertolongan Allah menjaga dan memberikan kemudahan bangsa ini,” ungkap Ma’ruf.

About The Author

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *