‎Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin meminta partai politik tidak berkampanye dengan menggunakan isu suku, agama, ras, antar golongan (SARA), untuk memenangkan capres dan cawapresnya.

“Kegiatan Pilkada, Pilpres, jangan menggunakan SARA,” ujar Ma’ruf di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Baca: PDIP Sambut Baik Jika Jokowi Bertemu Prabowo

Menurut Ma’ruf, untuk merebut hati masyarakat lebih baik dengan menjual program atau gagasan yang baik dan menjual capres ataupun cawapresnya dengan santun.

“Jual calonnya itu dengan cara penjualan yang hebat, jangan menjelekkan calon lain, jual calon itu dengan baik, santun dan jangan menimbulkan konflik,” kata Ma’ruf.

Baca: Respons Jokowi Ditanya Soal Cucu Keduanya Lahir Pada Tanggal Cantik

Ma’ruf pun menilai, kontestasi pemilihan presiden setiap lima tahun bukan persoalan agama.

Sehingga isu-isu agama tidak perlu dibawa dalam pesta demokrasi ini.

“Ini bukan urusan agama, ini urusan pemimpin, pilih pemimpin yang baik,” kata Ma’ruf.